Powered By Blogger Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Online Marketing

Subscribe Now

Friday, November 11

Cobol Nested IF-ELSE

Contoh program cobol dengan menggunakan gabungan dari If Then Else dan Evaluate.

       IDENTIFICATION DIVISION. 
       PROGRAM-ID.     ANOTHER-EXAMPLE.
       AUTHOR.         AKIRA.

      *  Program ini menggambarkan struktur kondisi IF Bersarang.
      *  perbandingan dengan sintaks EVALUATE, kondisi IF Bersarang
      *  dan EVALUATE menunjukkan sebuah logika yang sama

       ENVIRONMENT DIVISION. 

       DATA DIVISION. 

       WORKING-STORAGE SECTION. 

       01 KBD-ENTRY PIC X.

       PROCEDURE DIVISION. 

       MAIN-LINE. 
           PERFORM DO-SETUP.
           PERFORM DO-NESTED-IF.
           PERFORM DO-EVALUATE.
           STOP RUN.

       DO-SETUP.
           DISPLAY 'Enter a digit '.
           ACCEPT KBD-ENTRY.

       DO-NESTED-IF.
           IF KBD-ENTRY = '1'
              DISPLAY 'Freshman'
           ELSE IF KBD-ENTRY = '2'
                   DISPLAY 'Sophomore'
                ELSE IF KBD-ENTRY = '3'
                        DISPLAY 'Junior'
                     ELSE IF KBD-ENTRY = '4'
                             DISPLAY 'Senior'
                          ELSE IF KBD-ENTRY = '5'
                                  DISPLAY 'Graduate'
                               ELSE
                                  DISPLAY 'Undefined code'
                               END-IF
                          END-IF
                     END-IF
                END-IF
           END-IF.

       DO-EVALUATE.
           EVALUATE KBD-ENTRY
               WHEN '1'    DISPLAY 'Freshman'
               WHEN '2'    DISPLAY 'Sophomore'
               WHEN '3'    DISPLAY 'Junior'
               WHEN '4'    DISPLAY 'Senior'
               WHEN '5'    DISPLAY 'Graduate'
               WHEN OTHER  DISPLAY 'Undefined code'
           END-EVALUATE.

Perancangan Terstruktur dan Perancangan Berorientasi Objek

PERANCANGAN TERSTRUKTUR

 
Definisi
Perancangan terstruktur merupakan aktivitas mentransformasikan suatu hasil analisis ke dalam suatu perencanaan untuk dapat diimplementasikan (diotomasikan). Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.  
Melalui pendekatan terstruktur, permasalahan yang komplek di organisasi dapat dipecahkan dan hasil dari sistem akam mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat waktu, sesuai dengan anggaran biaya pengembangan, dapat  meningkatkan produktivitas dan kualitasnya akan lebih baik (bebas kesalahan).

 
Aspek Perancangan Terstruktur
  • Membantu pemecahan masalah
  • Melakukan penyederhanaan sistem
  • Menggunakan graphic tool agar sistem dapat dengan mudah dibaca dan dimengerti
  • Memberikan rangkaian strategi untuk pengembangan solusi
  • Memberikan kriteria dalam mengevaluasi solusi dengan melihat pada permasalahan aslinya
Elemen Perancangan Terstruktur
1. Modul
Modul merupakan sebuah instruksi atau sekumpulan instruksi program yang terdiri dari : input(masukan), output(keluaran), fungsi, mekanisme dan data internal. Contoh : Foxpro / Pascal (Procedure, function), 
COBOL (Program, section,paragraph), FORTRAN (subroutine).
2. Bagan terstruktur (Structured Chart)
Menggambarkan partisi sistem ke dalam : modul-modul, organisasi, dan komunikasi. Keuntungannya ; Menggunakan gambar, Dapat dipartisi, Fleksibel, Input sangat berguna pada implementasi, Membantu pemeliharaan (maintenance) dan modifikasi.
3. Strategi Perancangan
Mentransformasikan hasil analisis (DFD) menjadi Bagan Terstruktur, untuk diimplementasi. DFD memperlihatkan aliran data dan informasi dari sistem. Jika dalam suatu DFD aliran datanya ditentukan oleh suatu data item, misalnya ‘T’ yang mempunyai nilai/ karakteristik tertentu, kemudian nilai ini akan mempengaruhi / menentukan arah aliran data (men-trigger arah), maka titik proses dimana terjadi percabangan arah aliran data tsb disebut titik pusat transaksi
4. Optimasi dari perancangan (Design Heuristic)

 
Tools Perancangan Terstruktur
  1. DFD (Data Flow Diagram )
  2. Kamus Data
  3. Entity Relationship Diagram (ERD)
  4. State Transition Diagram (STD)
Metodologi Perancangan Terstruktur
Metodologi pemecahan fungsional
Metodologi ini menekankan pada pemecahan sistem ke dalam subsistem-subsistem yang lebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang, dan diterapkan.
Metodologi berorientasi data
Metodologi ini menekankan pada karakteristik data yang akan diproses.
Prescriptive methodologies
Metodologi ini merupakan metodologi yang dikembangkan oleh sistem house dan pabrik-pabrik perangkat lunak dan tersedia secara komersial dalam paket-paket program.

 
Kelebihan dan Kekurangan Perancangan Terstruktur
Kelebihan
  • Milestone diperlihatkan dengan jelas yang memudahkan dalam manajemen proyek.
  • SSAD merupakan pendekatan visual, ini membuat metode ini mudah dimengerti oleh pengguna atau programmer.
  • Penggunaan analisis grafis dan tool seperti DFD menjadikan SSAD menjadikan bagus untuk digunakan.
  • SSAD merupakan metode yang diketahui secara umum pada berbagai industry.
  • SSAD sudah diterapkan begitu lama sehingga metode ini sudah matang dan layak untuk digunakan.
  • SSAD memungkinkan untuk melakukan validasi antara berbagai kebutuhan
  • SSAD relatif simpel dan mudah dimengerti.
Kekurangan
  • SSAD berorientasi utama pada proses, sehingga mengabaikan kebutuhan non-fungsional.
  • Sedikit sekali manajemen langsung terkait dengan SSAD.
  • Prinsip dasar SSAD merupakan pengembangan non-iterative (waterfall), akan tetapi kebutuhan akan berubah pada setiap proses.
  • Interaksi antara analisis atau pengguna tidak komprehensif, karena sistem telah didefinisikan dari awal, sehingga tidak adaptif terhadap perubahan (kebutuhan-kebutuhan baru).
  • Selain dengan menggunakan desain logic dan DFD, tidak cukup tool yang digunakan untuk mengkomunikasikan dengan pengguna, sehingga sangat sulit bagi pengguna untuk melakukan evaluasi.
  • Pada SAAD sulitt sekali untuk memutuskan ketika ingin menghentikan dekomposisi dan mliai membuat sistem.
  • SSAD tidak selalu memenuhi kebutuhan pengguna.
  • SSAD tidak dapat memenuhi kebutuhan terkait bahasa pemrograman berorientasi obyek, karena metode ini memang didesain untuk mendukung bahasa pemrograman terstruktur, tidak berorientasi pada obyek (Jadalowen, 2002).


PERANCANGAN BERORIENTASI OBJEK

 
Definisi
Perancangan berorientasi objek adalah suatu teknik atau cara pendekatan baru dalam melihat permasalahan dan sistem (sistem perangkat lunak. Sistem informasi, atau sistem lainnva). Pendekatan berorientasi objek akan memandang sistem yang akan dikembangkan sebagai suatu kumpulan objek yang berkorespondensi dengan objek-objek dunia nyata. Pengertian "berorientasi objek" berarti bahwa kita mengorganisasi perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya.

 
Karakteristik dari Objek
Objek ialah Identitas. Berarti bahwa data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas disebut Objek. Objek dapat kongkrit, seperti halnya arsip dalam sistem, atau konseptual seperti kebijakan penjadualan dalam multiprocessing pada sistem operasi. Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya. Dua objek dapat berbeda walaupun bila semua nilai atributnya identik.
Kelas Objek ialah gambaran sekumpulan Objek yang terbagi dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama. Suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup. Kelas Objek merupakan wadah bagi Objek. Dapat digunakan untuk menciptakan Objek. Objek mewakili fakta / keterangan dari sebuah kelas.

 
Metodologi Berorientasi Objek
Metodologi pengembangan sistem berorientasi objek mempunyai 3 karakteristik utama :
Encapsulation
Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses. Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya. Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri.
Inheritance
Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Atribut dan metode dari objek dari objek induk diturunkan kepada anak objek, demikian seterusnya. Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di anatara kelas yang mempunyai hubungan secara hirarki. Suatu kelas dapat ditentukan secara umum, kemudian ditentukan spesifik menjadi subkelas. Setiap subkelas mempunyai hubungan atau mewarisi semua sifat yang dimiliki oleh kelas induknya, dan ditambah dengan sifat unik yang dimilikinya. Kelas Objek dapat didefinisikan atribut dan service dari kelas Objek lainnya. Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas.
Polymorphism
Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa seuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda. Polimorfisme mempunyai arti bahwa operasi yang sama mungkin mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda. Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode yang pantas dalam merespon message yang sama. Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang seharusnya menciptakan Objek.

 
Tools Perancangan Berorientasi Objek
  1. Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dan Edward Yourdon [1990].
  2. Object Modeling Technique (OMT) dan James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen [1991].
  3. Object Oriented Software Engineering (OOSE) dan Ivar Jacobson [1992].
  4. Booch Method dan Grady Booch [1994].
  5. Sritrop dan Steve Cook dan John Daniels [1994].
  6. UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].
Kelebihan dan Kekurangan Perancangan Berorientasi Objek
Kelebihan
  • Dibandingkan dengan metode SSAD, OOAD lebih mudah digunakan dalam pembangunan sistem.
  • Dibandingkan dengan SSAD, waktu pengembangan, level organisasi, ketangguhan,dan penggunaan kembali (reuse) kode program lebih tinggi dibandingkan dengan metode OOAD (Sommerville, 2000).
  • Tidak ada pemisahan antara fase desain dan analisis, sehingga meningkatkan komunikasi antara user dan developer dari awal hingga akhir pembangunan sistem.
  • Analis dan programmer tidak dibatasi dengan batasan implementasi sistem, jadi desain dapat diformliasikan yang dapat dikonfirmasi dengan berbagai lingkungan eksekusi.
  • Relasi obyek dengan entitas (thing) umumnya dapat di mapping dengan baik seperti kondisi pada dunia nyata dan keterkaitan dalam sistem. Hal ini memudahkan dalam mehami desain (Sommerville, 2000).
  • Memungkinkan adanya perubahan dan kepercayaan diri yang tinggi terhadap kebernaran software yang membantu untuk mengurangi resiko pada pembangunan sistem yang kompleks (Booch, 2007).
  • Encapsliation data dan method, memungkinkan penggunaan kembali pada proyek lain, hal ini akan memperingan proses desain, pemrograman dan reduksi harga.
  • OOAD memungkinkan adanya standarisasi obyek yang akan memudahkan memahami desain dan mengurangi resiko pelaksanaan proyek.
  • Dekomposisi obyek, memungkinkan seorang analis untuk memcah masalah menjadi pecahan-pecahan masalah dan bagian-bagian yang dimanage secara terpisah. Kode program dapat dikerjakan bersama-sama. Metode ini memungkinkan pembangunan software dengan cepat, sehingga dapat segera masuk ke pasaran dan kompetitif. Sistem yang dihasilkan sangat fleksibel dan mudah dalam memelihara.
Kekurangan
  • Pada awal desain OOAD, sistem mungkin akan sangat simple.
  • Pada OOAD lebih fockus pada coding dibandingkan dengan SSAD.
  • Pada OOAD tidak menekankan pada kinerja team seperti pada SSAD.
  • Pada OOAD tidak mudah untuk mendefinisikan class dan obyek yang dibutuhkan sistem.
  • Sering kali pemrogramam berorientasi obyek digunakan untuk melakukan anlisisis terhadap fungsional siste, sementara metode OOAD tidak berbasis pada fungsional sistem.
  • OOAD merupakan jenis manajemen proyek yang tergolong baru, yang berbeda dengan metode analisis dengan metode terstruktur. Konsekuensinya adalah, team developer butuh waktu yang lebih lama untuk berpindah ke OOAD, karena mereka sudah menggunakan SSAD dalam waktu yang lama ( Hantos, 2005).
  • Metodologi pengembangan sistem dengan OOAD menggunakan konsep reuse. Reuse merupakan salah satu keuntungan utama yang menjadi alasan digunakannya OOAD. Namun demikian, tanpa prosedur yang emplisit terhadap reuse, akan sangat sliit untuk menerapkan konsep ini pada skala besar (Hantos, 2005).
Sumber Referensi :

Algoritma Perancangan Terstruktur
Perancangan Terstruktur
Perancangan Terstruktur
Perancangan Terstruktur


Thursday, October 27

Membuat file bat untuk membuka program secara bersamaan

File Batch Tips:
Membuka program secara bersamaan.
Pernahkan anda butuh membuka beberapa program sekaligus?
Sebagai contoh diawal bulan dan waktunya untuk membayar tagihan. Anda pasti tahu bahwa anda membuka Ms Excell, Windows Calculator dan Mozilla Firefox. Daripada kita membuka semuanya satu per satu, anda dapat secara mudah membuat file batch yang akan membuka semua program keinginan anda secara bersamaan.
Dan ketika anda menunggunya, kenapa tidak membuat Excell membuka spreadsheet yang berisi file untuk membuat tagihan anda dan browser yang membuka halaman utama Bank anda.
Pertama, kita lihat file batch yang saya buat untuk membuka Excell, Calculator dan Firefox:
start /d C:\Windows\System32 calc.exe
start /d "C:\Program Files\Mozilla Firefox" firefox.exe
start /d "C:\Program Files\Microsoft Office\Office12" EXCEL.EXE
Sangat sederhana,
Perintah start memberitahukan Windows untuk membuka jendela yang berbeda untuk program tertentu.
Perintah /d memberitahukan perintah start alamat dari programnya. Untuk memulai Excel dan Firefox, alamat yang dikirim ke perintah start adalah yang diberi tanda kutip dua, dan spasinya adalah program yang dijalankan.
Coba kita buka notepad, dan ketikkan / paste-kan kedalamnya, lalu simpan file yang kita buat dengan ekstensi *.bat, setelah disimpan, kita coba apakah file bat yang kita buat berjalan sempurna. Jika Kalkulator, Excel, dan Firefox terbuka, berarti program batch yang anda buat telah sempurna.



Lalu bagaimana cara kita untuk memerintahkan Excell untuk membuka file yang kita kehendaki secara otomatis?
Ini adalah perintah selengkapnya:
start /d C:\Windows\System32 calc.exe
start /d "C:\Program Files\Mozilla Firefox" firefox.exe http://www.bankmandiri.co.id/
start /d "D:\laporan keuangan\spreadsheets" budget.xlsx

Untuk membuka halaman awal dari Bank Mandiri, kita hanya perlu menambahkan alamat URL diakhir perintah batch, sebagai contoh diatas kita membuka alamat http://www.bankmandiri.co.id
Untuk membuat Excel membuka file yang kita mau, kita hanya perlu memberi perintah alamat dari file yang kita inginkan saja, sebagai contoh diatas saya membuka "D:\laporan keuangan\spreadsheets" bidgets.xlsx
Jika file xlsx secara default bukan file dari Excel, maka program default akan membuka file anda.

Sebuah tips lagi dari saya, jika anda menginginkan firefox untuk membuka lebih dari satu tab, misalkan bank mandiri di tab pertama dan google di tab kedua, maka anda hanya perlu menambahkan alamat google di akhir alamat bank mandiri dan ditambahkan spasi diantara alamat tersebut.
Mudah bukan, selamat mencoba :)

Sunday, October 23

Membuat file bat untuk membuka program yang kita pilih

Membuat file bat untuk membuka program yang kita pilih

Halo semuanya, kali ini saya akan menerangkan tentang file batch atau lenih dikenal dengan file yang berekstensi bat (*.bat)

File bat pada umumnya merupakan perpaduan dari perintah - perintah dalam windows yang digabungkan dalam satu file dengan ekstensi .bat, biasanya bila kita mendownload program yang berbasis java kita akan menemukan file dengan ekstensi .bat untul menginstallnya, jika kita membuka file tersebut kita akan menemukan banyak sekali perintah - perintah didalamnya.

Kitapun dapat membuat file bat ala kita sendiri. Berikut ini saya akan mencoba untuk menerangkan bagaimana caranya kita membuat file bat untuk membuka beberapa aplikasi yang kita pilih terlebih dahulu, langsung saja saya berikan contoh nya.

Pertama - tama kita buka dulu notepad atau teks editor lainnya, lalu ketikkan perintah dibawah ini:


@echo off
cls
:start
echo.
echo 1. Buka Notepad
echo 2. Buka Calculator
echo 3. Buka Microsoft Word
echo 4. Buka Microsoft Excel
echo 5. Buka Firefox
echo 6. Selesai
echo.
echo.
set /p pilihan=pilih yang akan dibuka:
IF '%pilihan%' == '%pilihan%' GOTO Item_%pilihan%
:Item_1
start /MIN /DC:\Windows\System32 notepad.exe
GOTO Start
:Item_2
start /MIN /DC:\Windows\System32 calc.exe
GOTO Start
:Item_3
start /MIN /D"C:\Program Files\Microsoft Office\Office12" WINWORD.EXE
GOTO Start
:Item_4
start /MIN /D"C:\Program Files\Microsoft Office\Office12" EXCEL.EXE
GOTO Start
:Item_5
start /MIN /D"C:\Program Files\Mozilla Firefox" firefox.exe http://www.google.com
GOTO Start
:Item_6
exit

cara kerja dari kode di atas adalah:

@echo off    : menyembunyikan proses dari command prompt

cls : untuk menghapus layar (clear screen)

:start : memulai perintah untuk menampilkan listing.

echo. : membuat spasi (blank line)

echo 1. Buka Notepad
echo 2. Buka Calculator
echo 3. Buka Microsoft Word
echo 4. Buka Microsoft Excel
echo 5. Buka Firefox
echo 6. Selesai

diatas adalah list dari program yang akan di pilih, anda dapat menambah programnya sesuai keinginan anda.

set /p pilihan=pilih yang akan dibuka: – mendefinisikan variabel "pilihan=pilih yang akan dibuka" yang akan digunakan pada baris berikutnya.

IF '%pilihan%' == '%pilihan%' GOTO Item_%pilihan% – perintah yang akan mendefinisikan nomer berapa yang anda pilih dan akan berganti ke baris (GOTO) yang akan membuka aplikasi.

:Item_1
start /MIN /DC:\Windows\System32 notepad.exe
GOTO Start

Semua baris yang dimulai dengan :Item_ dan angka yang dibelakangnya adalah alamat dimana program berada, dan akan mengeksekusi program tersebut.

perintah start memiliki 2 bagian:

MIN - akan meminimize aplikasi yang dibuka (catatan: beberapa aplikasi akan mengabaikan perintah ini, jadi tidak akan terbuka "minimized"

/DC:\Windows\System32 notepad.exe adalah alamat dimana program berada.

GOTO Start: - memerintahkan program batch untuk kembali ke awal jadi kita dapat membuka program lain.

:Item_6
exit

Perintah diatas terjadi jika kita memilih pilihan ke 6, jadi tergantung dari berapa banyak aplikasi yang kita susun di dalam file bat kita. Efek dari perintah ini adalah kita keluar dari program yang kita buat.

Jika sudah selesai menulis koding, simpanlah program batch kita dengan ekstensi *.bat .

Untuk menjalankan file yang kita buat tadi, kita hanya perlu dobel klik pada windows explorer atau klik kanan>open.

Mudah buka. Selamat mencoba.

Friday, October 21

Dafar Stasiun Radio di Bogor




Berikut ini daftar Stasiun Radio di Kabupaten Bogor.


Frequency/
Power
Name Address Notes

Mediumwave (AM) radio stations in Bogor
(frequencies in kHz)

756 kHz


Masjid Al Barkah
Jalan Pahlawan Kp Tengah RT/RW 03
Cileungsi
BOGOR 16820
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 21 7073 6543
Fax: +62 21 823 6543

As FM 107.9 MHz.

*846 kHz


Ciawi
BOGOR
Jawa Barat [West Java]

INACTIVE and now on FM 95.3 MHz only.

*868 kHz

Radio Bogor Swaratama (Radio BOS / Radio
BOST / PM3BFA)

Jalan Pala 99
Kompleks Leuwiliang Permai
Leuwiliang
BOGOR 16640
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 640375
Fax: +62 251 643975

Ex-864 kHz.
Apparently now INACTIVE.

*873 kHz

Radio Siaran Pemerintah Kota Bogor (Radio
Sipatahunan / Suara Bogor)

Jalan Raya Pajajaran 125
BOGOR
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 334949

INACTIVE on this frequency and operating
on FM 89.4 MHz only.

918 kHz

Radio Siaran Gema Nury (Radio El Nury /
Radio Elnury / PM3BHK)

Jalan Raya Kedunghalang 2
Warung Jambu
BOGOR 16155
Jawa Barat [West Java]
Tel/Fax: +62 251 351852


954v kHz

Radio Islam Al-Iman Swaratama (RIAS)

Sukamantri
Ciomas
BOGOR
Jawa Barat [West Java]

Apparently now INACTIVE, and reportedly
moved to FM 92.6 MHz.

*1134 kHz

Radio Kauman

Jalan RE Abdullah 3
BOGOR
Jawa Barat [West Java]
Tel/Fax:+62 251 750190

INACTIVE.

1242 kHz

Radio Republik Indonesia (RRI
Bogor
Pro-1)

Jalan Pangrango 34
BOGOR 16151
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8312450
Fax: +62 251 8315484



FM radio stations in Bogor (frequencies in
MHz)

89.4 MHz

Radio Siaran Pemerintah Kota Bogor (Radio
Sipatahunan / Suara Bogor)

Jalan Raya Pajajaran 125
BOGOR
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 334949

Ex-89.45 MHz.

90.6 MHz

Orentz Radio

Jalan Veteran 48A
BOGOR
Jawa Barat [West Java]



91.4 MHz
5 kW

Radio Fajar Imani (Radio
Fajri FM
)

Jalan Kapten Yusuf 61
Sukamantri
BOGOR 16610
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8485179
Fax: +62 251 8486101



93.0 MHz

Radio Teman FM

Jalan Bersih
Kompleks Pemda Bogor
BOGOR
Jawa Barat [West Java]



93.4 MHz

Radio Kancah Irama Suara Indonesia (KISI
FM
/ PM3FRQ)

Jalan Puter 1
BOGOR 16161
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 311805
Fax: +62 251 318813


93.7 MHz

Radio Republik Indonesia (RRI
Bogor
Pro-1)

Jalan Pangrango 34
BOGOR 16151
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8312450
Fax: +62 251 8315484

Ex-93.75 MHz.

94.9 MHz

Radio DOS-Q FM

Perum. PTSC
Jalan Wijaya Kusuma 15
Cileungsi
BOGOR
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 21 8231577



95.3 MHz


Ciawi
BOGOR
Jawa Barat [West Java]



*95.3 MHz

Radio Tegar Beriman (Radio Siaran
Permerintah Kabupaten Bogor)

Cibinong
BOGOR
Jawa Barat [West Java]

INACTIVE.

95.7 MHz

Radio Win FM

BOGOR
Jawa Barat [West Java]

Not yet confirmed.

99.7 MHz

Radiotemen Nagaswara (Nagaswara
FM
/ PM3FHB)

Jalan Lawan Gintung 27
Batu Tulis
BOGOR 16113
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8345123
Fax: +62 251 8346123

Ex-94.1 MHz.

100.1 MHz

Radio Ika Lesmana (Lesmana FM / PM3FRR)

Jalan Sukamulya 15
BOGOR 16142
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 324834
Fax: +62 251 321159



100.8 MHz

Radio Citra Mega Swara (Megaswara FM /
PM3FSA)

Jalan Raya Tajur 118
Ciawi
BOGOR 16720
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 331404-5
Fax: +62 251 332787



102.0 MHz

Radio Bahana Suara Alam (Radio
WADI FM
)

Jalan Veteran III
Loji Tapos
Cileungsi
Ciawi
BOGOR 16760
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8242894
Fax: +62 251 8205150



103.6 MHz

Radio Swara Irama Kusuma Sena (Radio Elpas /
PM3BGP)

Jalan Cipaku Raya 16 RT 001/01
Genteng
Bogor Selatan
BOGOR 16137
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 327233
Fax: +62 251 371365



105.2 MHz
1.5 kW

Radio Swara Lidya Sari (Radio Puncak FM)

Puncak Bogor
BOGOR
Jawa Barat [West Java]

Ex-104.0 MHz.

106.0 MHz

Radio Bogor Madinatur Rasul (Radio Mars FM)

Bogor Islamic Centre (BIC)
Jalan Pajajaran 10
BOGOR 16143
Jawa Barat [West Java]



106.4 MHz

Radio Al Hurriyah Voice (Radio Alvo FM)

Wing Kiri Aula Masjid Al Hurriyah
Jalan Tanjung 2
Kampus IPB Darmaga
BOGOR
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8423780



106.8 MHz

Radio Republik Indonesia (RRI
Bogor
Pro-2)

Jalan Pangrango 34
BOGOR 16151
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8348513
Fax: +62 251 8315484



107.1 MHz

Radio Republik Indonesia (RRI
Bogor
Pro-3)

Jalan Pangrango 34
BOGOR 16151
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 8355535
Fax: +62 251 8315484

Ex-107.5 MHz.
Apparently INACTIVE, Jul 2010.

107.7 MHz

Radio Komunitas Institut Pertanian Bogor (Agri
FM
)

Jalan Kamper
Node A Level 4
Kampus IPB Darmaga
BOGOR 16680
Jawa Barat [West Java]
Tel: +62 251 7112646
Fax: +62 251 8420252



107.9 MHz

Radio Rodja

Cileungsi
BOGOR
Jawa Barat [West Java]

As 756 kHz. FM
frequency not yet confirmed.

Data Source:
http://www.asiawaves.net

Popular Posts This Months

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

IP