Powered By Blogger Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! Online Marketing

Subscribe Now

Sunday, December 5

Download dari Youtube?





Mendownload klip dari YouTube adalah DILARANG, semua tulisan ini hanya untuk berbagi pengetahuan saja, penulis tidak bertanggung jawab terhadap pelanggaran yang dilakukan terhada cara-cara yang di tuliskan dibawah. 
cuplikan YouTube TermOfService
“Content is provided to you AS IS. You may access Content for your information and personal use solely as intended through the provided functionality of the Service and as permitted under these Terms of Service.You shall not download any Content unless you see a “download” or similar link displayed by YouTube on the Service for that Content. You shall not copy, reproduce, distribute, transmit, broadcast, display, sell, license, or otherwise exploit any Content for any other purposes without the prior written consent of YouTube or the respective licensors of the Content. YouTube and its licensors reserve all rights not expressly granted in and to
the Service and the Content.”
Ada beberapa cara untuk mendownload video Youtube :
1. Menggunakan youtube downloader.
    cara ini banyak dilakukan oleh masyarakat umum, selain praktis menggunakan YouTube downloader juga sangat mudah, kita hanya perlu men-copy alamat dari film yang akan kita download pada halaman YouTube,


2. Menggunakan browser (FireFox) Add-Ons.
    Cara yang cukup mudah dilakukan bila Anda sedang berada di warnet dan enggan mendownload YouTube downloader. Selain karena ukuran yang lebih kecil, FireFox addon juga dapat dilakukan tanpa membuka aplikasi lain seperti YouTube downloader tentunya.
    Cara Instalasi :
    1.    Buka FireFox.
    2.    Pilih menu "Tools" (pada firefox bahasa Indonesia Tools akan berubah menjadi "Peralatan") lalu pilih "Add-Ons" (Pengaya).
    3.    Setelah jendela kecil muncul, klik tab "Get Add-Ons" lalu pada kotak Search masukkan "Youtube"
    4.    Lalu klik Easy Youtube Video Downloader.
    5.    Klik "Add to FireFox", lakukan sesuai instruksi yang diberikan, lalu klik "Restart Firefox".
    6.    Easy Youtube Video Downloader sudah terinstall di Firefox dan siap digunakan.

    Cara Menggunakan:

    Cara menggunakannya sangat mudah, setiap anda membuka YouTube dan menonton klip nya maka di bagian bawah video akan ada tombol baru yang bertuliskan "Download As" yang kita lakukan hanya menekan tombol itu dan ikuti instruksinya.
    Untuk browser lain dapat di unduh melalui alamat resminya Easy Youtube Video Downloader, di sini.

3. Menguunakan jasa web server lain intuk mendownload YouTube.
    Ada ratusan web server yang menyediakan jasa untuk mendownload YouTube melalui servernya. Cara menggunakannya kebanyakan serupa alias sama, caranya kita hanya perlu meng-copy alamat yang tertera pada address bar saat menonton video di YouTube lalu menempelkannya di tempat yang disediakan oleh web server tersebut yang menyediakan jasa downloader YouTube. 

    Berikut ini beberapa situs yang menyediakan YouTube downloader:
www.savevid.com
catchvideo.net
www.keepvid.com/
www.savevideodownload.com/
www.vixy.net/
www.videodl.org/

www.vidrec.com/

www.youtubedownloaderonline.com/
www.youtubedownloaderhd.com/
www.kickyoutube.com/
www.flvto.com/
4.    Menggunakan Aplikasi IDM
    Aplikasi IDM tidaklah gratis, aplikasi ini sudah terbukti sangat ampuh untuk mendownload berbagai macam file, aplikasi, ataupun file-file multimedia yang terdapat pada sebuah situs web.pada IDM versi 5.15 dan varian setelahnya terdapat fungsi UI downloader integrated (apa hubungannya dengan YouTube?). Ini dia  jawabannya:

    Kita langsung dapat mendownload file video pada YouTube dan hampir semua situs yang memiliki video player dapat kita sedot semuanya (hati- hati terhadap kuota internet anda). Bagaimana dengan IDM versi sebelumnya? IDM versi sebelumnya juga memiliki kemampuan untuk mendownload Video pada YouTube, namun kita perlu 2-3 kali klik untuk dapat mendownloadnya, ada sebagian orang yang merasa kerepotan untuk mengklik lebih dari 1 kali. Ini langkahnya:
    klik kanan pada halaman youtube yang ingin di download, lalu klik Download FLV Video with IDM lalu ikuti petunjuknya.


    Ulasan lengkap dapat dilihat

situs resmi IDM
versi google translatenya.
Oke saya kira sekian dulu trik cara download video (YouTube) dari saya.

referensi:
YouTube
IDM Official Site
YouTube Downloader Online (via google)
Firefox Add-Ons

Thursday, November 11

Steraming Radio

http://kaze-akira.blogspot.com

kini menyediakan straming UG-Radio, Roja-Radio.

Monday, November 1

Group Support System

  • Definisi Group Support System
  • Group Support System adalah satu lingkungan berbasis teknologi informasi yang mendukung pertemuan grup, yang didistribusikan secara geografis dan tak permanen. Lingkungan teknologi informasi termasuk, tapi tak terbatas pada, fasilitas terdistribusi, hardware dan software computer, teknologi audio dan video, prosedur, metodologi, bantuan-bantuan, dan grup data teraplikasi.

    Tugas grup (Grup tasks) termasuk, tapi tak terbatas pada komunikasi, perencanaan, peneluran ide, penyelesaian masalah, diskusi isu, negosiasi, penyelesaian konflik, analisis dan desain system, dan aktivitas grup bersama-sama seperti persiapan dokumen dan sharing (saling berbagi). GSS mendukung banyak task / tugas lebih dari sekedar pengambilan keputusan, ia berfokus pada proses-proses yang digunakan oleh kelompok kerja.

     

  • Groupware
  • Mengacu pada produk software yang mendukung grup orang-orang yang bekerja menyelesaikan tugas atau tujuan yang sama. Software ini menyediakan mekanisme untuk saling membagi (share) opini dan sumber daya (resources).

    Dibawah ini adalah contoh tool dari aplikasi pengembangan groupware:

    • Peneluran ide
    • Pengaturan sesi
    • Produk pengambilan keputusan dengan banyak criteria.
    • Strategic Planning Planner (Perencana perencanaan strategis)

 

Friday, October 22

Kalimat Efektif


Kalimat dikatakan efektif apabila berhasil menyampaikan pesan, gagasan, perasaan, maupun pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis. Untuk itu penyampaian harus memenuhi syarat sebagai kalimat yang baik, yaitu strukturnya benar, pilihan katanya tepat, hubungan antarbagiannya logis, dan ejaannya pun harus benar.
            Dalam hal ini hendaknya dipahami pula bahwa situasi terjadinya komunikasi juga sangat berpengaruh. Kalimat yang dipandang cukup efektif dalam pergaulan, belum tentu dipandang efektif jika dipakai dalam situasi resmi, demikian pula sebaliknya. Misalnya kalimat yang diucapkan kepada tukang becak, “Berapa, Bang, ke pasar Rebo?”  Kalimat tersebut jelas lebih efektif daripada kalimat lengkap, “Berapa saya harus membayar, Bang, bila saya menumpang becak Abang ke pasar Rebo?”
            Yang perlu diperhatikan oleh para siswa dalam membuat karya tulis, baik berupa essay, artikel, ataupun analisis yang bersifat ilmiah adalah penggunaan bahasa secara tepat, yaitu memakai bahasa baku. Hendaknya disadari bahwa susunan kata yang tidak teratur dan berbelit-belit, penggunaan kata yang tidak tepat makna, dan kesalahan ejaan dapat membuat kalimat tidak efektif.
            Berikut ini akan disampaikan beberapa pola kesalahan yang umum terjadi dalam penulisan serta perbaikannya agar menjadi kalimat yang efektif.

1.  Penggunaan dua kata yang sama artinya dalam sebuah kalimat :
-          Sejak dari usia delapan tauh ia telah ditinggalkan ayahnya.
(Sejak usia delapan tahun ia telah ditinggalkan ayahnya.)

-          Hal itu disebabkan karena perilakunya sendiri yang kurang menyenangkan.
(Hal itu disebabkan perilakunya sendiri yang kurang menyenangkan.

-          Ayahku rajin bekerja agar supaya dapat mencukupi kebutuhan hidup.
(Ayahku rajin bekerja agar dapat memenuhi kebutuhan hidup.)

-          Pada era zaman  modern ini teknologi berkembang sangat pesat.
(Pada zaman modern ini teknologi berkembang sangat pesat.)

-          Berbuat baik kepada orang lain adalah merupakan tindakan terpuji.
(Berbuat baik kepada orang lain merupakan tindakan terpuji.)



2.  Penggunaan kata berlebih yang ‘mengganggu’ struktur kalimat :
-          Menurut berita yang saya dengar mengabarkan bahwa kurikulum akan segera diubah.
(Berita yang saya dengar mengabarkan bahwa kurikulum akan segera diubah. / Menurut berita yang saya dengar, kurikulum akan segera diubah.)

-          Kepada yang bersalah harus dijatuhi hukuman setimpal.
(Yang bersalah harus dijatuhi hukuman setimpal.)

 
               3.  Penggunaan imbuhan yang kacau :
-          Yang meminjam buku di perpustakaan harap dikembalikan.
(Yang meminjam buku di perpustakaan harap mengembalikan. / Buku yang dipinjam dari perpustakaan harap dikembalikan)

-          Ia diperingati oleh kepala sekolah agar tidak mengulangi perbuatannya.
(Ia diperingatkan oleh kepala sekolah agar tidak mengulangi perbuatannya.

-          Operasi yang dijalankan Reagan memberi dampak buruk.
(Oparasi yang dijalani Reagan berdampak buruk)

-          Dalam pelajaran BI mengajarkan juga teori apresiasi puisi.
(Dalam pelajaran BI diajarkan juga teori apresiasi puisi. / Pelajaran BI mengajarkan juga apresiasi puisi.)

4.  Kalimat tak selesai :
-          Manusia yang secara kodrati merupakan mahluk sosial yang selalu ingin berinteraksi.
(Manusia yang secara kodrati merupakan mahluk sosial, selalu ingin berinteraksi.)

-          Rumah yang besar yang terbakar itu.
(Rumah yang besar itu terbakar.)


5.  Penggunaan kata dengan struktur dan ejaan yang tidak baku :
-          Kita harus bisa merubah kebiasaan yang buruk.    
(Kita harus bisa mengubah kebiasaan yang buruk.)

Kata-kata lain yang sejenis dengan itu antara lain menyolok, menyuci, menyontoh, menyiptakan, menyintai, menyambuk, menyaplok, menyekik, menyampakkan, menyampuri, menyelupkan dan lain-lain, padahal seharusnya mencolok, mencuci, mencontoh, menciptakan, mencambuk, mencaplok, mencekik, mencampakkan, mencampuri, mencelupkan.                                 

-          Pertemuan itu berhasil menelorkan ide-ide cemerlang.
(Pertemuan itu telah menelurkan ide-ide cemerlang.)

-          Gereja itu dilola oleh para rohaniawan secara professional.
(Gereja itu dikelola oleh para rohaniwan secara professional.)

      -     tau             à  tahu                             -   negri         à  negeri
      -     kepilih       à  terpilih                           -   faham       à  paham
      -     ketinggal   à  tertinggal                      -   himbau     à  imbau
      -     gimana      à  bagaimana                   -   silahkan    à  silakan
      -     jaman        à  zaman                         -   antri           à  antre
      -     trampil       à  terampil                        -   disyahkan à  disahkan

6.  Penggunaan tidak tepat kata ‘di mana’ dan ‘yang mana’ :
-          Saya menyukainya di mana sifat-sifatnya sangat baik.
(Saya menyukainya karena sifat-sifatnya sangat baik.)

-          Rumah sakit di mana orang-orang mencari kesembuhan harus selalu bersih.
(Rumah sakit tempat orang-orang mencari kesembuhan harus selalu bersih.)

-          Manusia membutuhkan makanan yang mana makanan itu harus mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh.
(Manusia membutuhkan makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh.)



7.   Penggunaan kata ‘daripada’ yang tidak tepat :
-          Seorang daripada pembatunya pulang ke kampung kemarin.
(Seorang di antara pembantunya pulang ke kampung kemarin.)

-          Seorang pun tidak ada yang bisa menghindar daripada pengawasannya.
(Seorang pun tidak ada yang bisa menghindar dari pengawasannya.)

-          Tendangan daripada Ricky Jakob berhasil mematahkan perlawanan musuh.
(Tendangan Ricky Jakob berhasil mematahkan perlawanan musuh.)

8.   Pilihan kata yang tidak tepat :
-          Dalam kunjungan itu Presiden Yudhoyono menyempatkan waktu untuk berbincang bincang dengan masyarakat.
(Dalam kunjungan itu Presiden Yudhoyono menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan masyarakat.)

-          Bukunya ada di saya.
(Bukunya ada pada saya.)

9.    Kalimat ambigu yang dapat menimbulkan salah arti :
-          Usul ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan untuk memulai pembicaraan damai antara komunis dan pemerintah yang gagal.

Kalimat di atas dapat menimbulkan salah pengertian. Siapa/apa yang gagal? Pemerintahkah atau pembicaraan damai yang pernah dilakukan?

(Usul ini merupakan suatu perkembangan yang menggembirakan untuk memulai kembali pembicaraan damai yang gagal antara pihak komunis dan pihak pemerintah.

-          Sopir Bus Santosa yang Masuk Jurang Melarikan Diri

Judul berita di atas dapat menimbulkan salah pengertian. Siapa/apa yang dimaksud Santosa? Nama sopir atau nama bus? Yang masuk jurang busnya atau sopirnya?

            (Bus Santoso Masuk Jurang, Sopirnya Melarikan Diri)
10.   Pengulangan kata yang tidak perlu :
-          Dalam setahun ia berhasil menerbitkan 5 judul buku setahun.
(Dalam setahun ia berhasil menerbitkan 5 judul buku.)

-          Film ini menceritakan perseteruan antara dua kelompok yang saling menjatuhkan, yaitu perseteruan antara kelompok Tang Peng Liang dan kelompok Khong Guan yang saling menjatuhkan.
(Film ini menceritakan perseteruan antara kelompok Tan Peng Liang dan kelompok Khong Guan yang saling menjatuhkan.)

11.   Kata ‘kalau’ yang dipakai secara salah :
-          Dokter itu mengatakan kalau penyakit AIDS sangat berbahaya.
(Dokter itu mengatakan bahwa penyakit AIDS sangat berbahaya.)

-          Siapa yang dapat memastikan kalau kehidupan anak pasti lebih baik daripada orang tuanya? 
(Siapa yang dapat memastikan bahwa kehidupan anak pasti lebih baik daripada orang tuanya?)


Ciri-ciri kalimat efektif: (memiliki)

1. KESATUAN GAGASAN
Memiliki subyek,predikat, serta unsur-unsur lain ( O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesaruan tunggal.
Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umum.
Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam keputusan itu bukanlah subyek, melainkan keterangan. Ciri bahwa unsur itu merupakan keterangan  ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam (ini harus dihilangkan)

2. KESEJAJARAN
Memiliki kesamaan bentukan/imbuhan.
Jika bagian kalimat itu menggunakan  kata kerja berimbuhan di-, bagian kalimat yang lainnya pun harus menggunakan di- pula.
Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan.
Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di-.
Kalimat itu harus diubah :
1. Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan
2. Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.

3.KEHEMATAN
Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. Kata-kata yang  berlebih. Penggunaan kata yang berlebih hanya akan mengaburkan maksud kalimat.
Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya.
Pemakaian kata bunga-bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. Dalam kata mawar,anyelir,dan melati terkandung makna bunga.
Kalimat yang benar adalah:
Mawar,anyelir, dan melati sangat disukainya.

4.PENEKANAN
Kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan.
Caranya:
  Mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting  di depan kalimat.
Contoh :
1.   Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain.
2.   Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini.
  Menggunakan partikel; penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel -lah, -pun, dan -kah.
Contoh :
1.   Saudaralah yang harus bertanggung jawab dalam soal itu.
2.   Kami pun turut dalam kegiatan itu.
3.   Bisakah dia menyelesaikannya?
  Menggunakan repetisi, yakni dengan mengulang-ulang kata yang dianggap penting.
Contoh :
Dalam membina hubungan antara suami istri, antara guru dan murid, antara orang tua dan anak, antara pemerintah dan rakyat, diperlukan adanya komunikasi dan sikap saling memahami antara satu dan lainnya.

  Menggunakan pertentangan, yakni menggunakan kata yang bertentangan atau berlawanan makna/maksud dalam bagian kalimat yang ingin ditegaskan.
Contoh :
1.  Anak itu tidak malas, tetapi rajin.
2.  Ia tidak menghendaki perbaikan yang sifatnya parsial, tetapi total dan menyeluruh.
5. KELOGISAN
Kalimat efektif harus mudah dipahami. Dalam hal ini hubungan unsur-unsur dalam     kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
Contoh :
Waktu dan tempat saya persilakan.
Kalimat ini tidak logis/tidak masuk akal  karena waktu dan tempat adalah benda mati  yang tidak dapat dipersilakan. Kalimat tersebut harus diubah misalnya ;
Bapak penceramah, saya persilakan untuk naik ke podium.


Referensi:
biznet
komunitas mahasiawa

Thursday, October 21

Organisasi Olahraga Nasional dan Internasional


    Organisasi Olahraga Nasional dan Internasional
  • Aero Sport
    Nasional : Federasi Aero Sport Indonesia (FASI)
    Internasional : Federation Aeronatique International (FAI)
  • Anggar
    Nasional : Persatuan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI)
    Internasional : International Fencing Federation (FIE)
  • Angkat Besi
    Nasional : Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI)
  • Atletik
    Nasional : Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI)
    Internasional : International Association Of Athletics Federation (IAAF)
  • Baseball
    Nasional : Perserikatan Bisbol Dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia (PERBASASI)
    Internasional : International Baseball Federation (IBAF)
  • Berkuda
    Nasional :Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI)
    Internasional : International Ekucstrian Federation (IEF)
  • Berlayar
    Nasional : Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PORLASI)
    Internasional : International Yacht Racing Union (IYRU)
  • Biliar
    Nasional : Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI)
    Internasional : World Pool-Billiard Association (WPA)
  • Binaraga
    Nasional : Persatuan Angkat Berat Dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI)
    Internasional : International Federation Of Weightlifting (IWF)
  • Bola Basket
    Nasional : Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI)
    Internasional : Federation Of International De Basketball Amateur (FIBA)
  • Bola Voli
    Nasional : Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI)
    Internasional : Federation International De Volley-Ball (FIVB)
  • Boling
    Nasional : Persatuan Boling Indonesia (PBI)
    Internasional : International Bowling Federation (FIQ)
  • Bulu Tangkis
    Nasional : Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI)
    Internasional : Badminton World Federation (BWF)
  • Catur
    Nasional : Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI)
    Internasional : Federation Internationale De Echecs (FIDE)
  • Dayung
    Nasional : Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI)
    Internasional : International Rowing Federational (FISA)
  • Drum Band
    Nasional : Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI)
  • Golf
    Nasional : Persatuan Golf Indonesia (PGI)
    Internasional : International Golf Association (IGA)
  • Gulat
    Nasional : Persatuan Gulat Amatir Seluruh Indonesia (PGSI)
    Internasional : International Gulat Federation (FILA)
  • Hoki
    Nasional : Fedeasi Hockey Indonesia (FHI)
    Internasional : International Hockey Federation (IHF)
  • Judo
    Nasional : Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI)
    Internasional : International Judo Federation (IJF)
  • Karate
    Nasional : Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI)
    Internasional : International Traditional Karate Federation (ITKF)
  • Kartu
    Nasional : Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI)
    Internasional : World Bridge Federation (WBF)
  • Kempo
    Nasional : Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PERKEMI)
  • Kesehatan Olahraga
    Nasional : Kesehatan Olahraga Republik Indonesia (KORI)
  • Kriket
    Nasional : Persatuan Kriket Indonesia (PCI)
    Internasional : International Cricket Council (ICC)
  • Liong & Barongsai
    Nasional : Persatuan Liong & Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI)
  • Menembak
    Nasional : Persatuan Menembak Dan Berburu Indonesia (PERBAKIN)
    Internasional : International Shooting Sport Federation (ISSF)
  • Motor
    Nasional : Ikatan Motor Indonesia (IMI)
    Internasional : Federation Internationale De Motocyclisme (FIM)
  • Olahraga Air
    Nasional : Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI)
    Internasional : Federation Internationale De Natation (FINA)
  • Olahraga Cacat
    Nasional : Badan Pembina Olahraga Cacat (BPOC)
  • Olahraga Korpri
    Nasional : Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai Republik Indonesia (BAPOR KORPRI)
  • Olahraga Mahasiswa
    Nasional : Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI)
  • Olahraga Pelajar
    Nasional : Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI)
  • Olahraga Wanita
    Nasional : Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI)
  • Panahan
    Nasional : Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI)
    Internasional : International Federation Of Archery (FITA)
  • Panjat Tebing
    Nasional : Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI)
    Internasional : International Federation of Sport Climbing (IFSC)
  • Pencak Silat
    Nasional : Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI)
  • Renang
    Nasional : Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI)
  • Selam
    Nasional : Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI)
    Internasional : Confederation Mondiale des Activities Subaquatiques (CMAS)
  • Senam
    Nasional : Persatuan Senam Indonesia (PERSANI)
    Internasional : International Gymnastic Federation (FIG)
  • Sepak Takraw
    Nasional : Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI)
    Internasional : International Sepak Takraw Federation (ISTAF)
  • Sepakbola
    Nasional : Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)
    Internasional : Federation International Football Association (FIFA)
  • Sepatu Roda
    Nasional : Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI)
    Internasional : Federasi Internationale de Roller Skating (FIRS)
  • Sepeda
    Nasional : Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI)
    Internasional : Union Cycliste Internationale (UCI)
  • Ski Air
    Nasional : Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI)
  • Sport Dance
    Nasional : Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI)
  • Squash
    Nasional : Persatuan Squash Indonesia (PSI)
    Internasional : World Squash Federation (WSF)
  • Taekwondo
    Nasional : Taekwondo Indonesia (TI)
    Internasional : International Taekwondo Federation (ITF)
  • Tarung Derajat
    Nasional : Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT)
  • Tenis
    Nasional : Persatuan Tennis Lapangan Seluruh Indonesia (PELTI)
    Internasional : International Tennis Federation (ITF)
  • Tenis Meja
    Nasional : Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI)
    Internasional : International Table Tennis Federation (ITTF)
  • Terbang Layang
    Nasional :Persatuan Olahraga Terbang Layang Seluruh Indonesia (PORTELASI)
  • Tinju
    Nasional : Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA)
    Internasional : International Amateur Boxing Association (AIBA)
  • Triathlon
    Nasional : Federasi Triathlon Indonesia (ITF)
    Internasional : International Triathlon Union (ITU)
  • Wartawan Olahraga
    Nasional : Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI)
  • Wushu
    Nasional : Wushu Indonesia (WI)
    Internasional : International Wushu Federation (IWF)
  • Xiangqi
    Nasional : Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI)
  • Kano
    Internasional : International Canoe Federation (ICF)

Popular Posts This Months

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

IP